Swoop – Layanan Transportasi Alternatif, Solusi Atasi Kemacetan Jakarta

Apa itu Swoop? Sudah pernah dengar layanan transportasi alternatif baru untuk warga Jabodetabek yang menggunakan shuttle berbasis ride-sharing?

Momen apa yang paling kamu ingat dari kota Jakarta? 

Tak perlu heran jika mayoritas orang akan mengingat momen terjebak macet berjam-jam di jalanan ibukota atau terpapar polusi udara hingga mengalami gangguan pernapasan. Pasalnya, macet dan polusi sudah menjadi ‘penyakit kronis’ ibukota yang tak terelakkan dan belum bisa ‘disembuhkan’ hingga kini. 

Kenapa Jakarta Macet?

Akar masalah dari kemacetan berkepanjangan tak lepas dari persoalan populasi warga Jabodetabek yang terus meningkat. Kawasan bisnis maupun lahan pekerjaan di Jakarta terus bertambah. Sedangkan wilayah permukiman justru berkembang di luar kota Jakarta, seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek). Hal ini berimbas pada peningkatan kebutuhan transportasi atau mobilitas warga dari wilayah suburban atau kota-kota satelit menuju ibukota.

Hasil Survei Komuter Badan Pusat Statistik 2019 menunjukkan bahwa dari total 3,2 juta penduduk Jabodetabek yang bertransportasi setiap hari, sebanyak 1,2 juta di antaranya merupakan warga Bodetabek yang berkegiatan di wilayah Jakarta. Mereka datang dengan tujuan bekerja (80,6 %), sekolah/kuliah (19,2%), dan sebagainya. Sebanyak 63% di antaranya memilih sepeda motor sebagai moda transportasi utama untuk menuju tempat kegiatannya dan hanya 26,9% yang memilih transportasi umum.

Di Jakarta sendiri, jumlah pengguna sepeda motor meningkat 100%, dari semula 8 juta unit pada 2019 menjadi 16 juta unit pada 2020 (Badan Pusat Statistik, 2020)

Bayangkan jika jutaan kendaraan berada di jalanan Jakarta di waktu yang bersamaan dalam jangka waktu lama. Ditambah lagi adanya insiden tak terduga atau gangguan lain selama di perjalanan. Tentu akan menyumbat jalan raya yang berujung pada kemacetan lalu lintas. Beruntung jika kemacetan cepat terurai. Bagaimana jika sampai harus menunggu berjam-jam supaya bisa lolos dari kemacetan?

Ketahui Masalah yang Ditimbulkan Akibat Macet

Kemacetan yang berlarut-larut berisiko menimbulkan permasalahan yang lebih kompleks. Dari segi kesehatan, kemacetan dan mengemudi terlalu lama dapat menimbulkan masalah kesehatan mental maupun fisik.

Tak hanya itu, dilansir dari Kompas.com, kemacetan di Jakarta dapat menimbulkan kerugian ekonomi mencapai Rp65 triliun per tahun menurut keterangan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Hal ini secara tak langsung juga dapat menghambat pertumbuhan ekonomi. 

Kemacetan lambat laun juga berdampak pada lingkungan. Menumpuknya jumlah pengguna kendaraan bermotor menyumbang sebanyak 60% dari polusi udara di Jakarta (Kompas.com, 2020).

Sudah Adakah Solusinya?

Pemerintah DKI Jakarta sejatinya telah mengupayakan solusi atasi macet, salah satunya mengembangkan sistem transportasi umum terintegrasi di Jakarta dan kota penyangga di sekitarnya. Namun, tingginya mobilitas warga Jabodetabek membuat permintaan akan transportasi membludak dan masih belum terlayani sepenuhnya.

Pilihan transportasi yang sudah ada saat ini memiliki kekurangan dan kelebihan. Ada yang murah, tetapi kurang aman dan nyaman utamanya bagi wanita. Ada pula yang fasilitasnya aman dan nyaman, tetapi ongkosnya terbilang mahal.

Adakah alternatif transportasi yang kedepannya dapat menjadi solusi macet dengan fasilitas yang aman, nyaman, dan harga terjangkau?

Apa itu Swoop – Apakah Layanan Ini Bisa Menjadi Solusi Kemacetan Jakarta?

Menyadari masalah-masalah tersebut, lahirlah inovasi layanan transportasi baru bernama Swoop!

Apa itu Swoop?

Swoop merupakan platform layanan transportasi alternatif berbasis ride-sharing beroperasi di area Jabodetabek yang menggunakan kendaraan ukuran medium (Hiace atau Elf) sebagai armada utama kami. Kami menggabungkan pengalaman terbaik layanan transportasi yang telah ada, kemudian menawarkan inovasi mobilitas baru. Swoop hadir memberikan solusi layanan mobilitas yang menomorsatukan aspek nyaman, aman, dapat diandalkan, dan harga terjangkau.

Swoop menjadi sarana penghubung antara pemilik armada dengan penumpang. Aplikasi kami secara otomatis akan menentukan titik pemberhentian virtual untuk penjemputan dan pengantaran. Dengan satu aplikasi, kebutuhan transportasi harianmu dapat terpenuhi!

Bersama Swoop, kamu secara tak langsung berkontribusi mengurangi kemacetan dan polusi udara di ibukota. Satu armada dapat menampung 15-19 penumpang dalam satu waktu. Itu artinya, satu armada Swoop dapat mengurangi belasan kendaraan di jalanan Jakarta dan sekitarnya.

Apa itu Swoop – Tertarik dengan layanan kami?

Daftarkan kebutuhan rute Anda di link bit.ly/pesanswoop!

Simak juga:

Swoop Commute, Solusi Transportasi Harian dengan Harga Terjangkau