5 Cara Melindungi Diri Dari Kasus Pelecehan Seksual di Transportasi Umum

Banyak pilihan transportasi yang bisa digunakan untuk keperluan pulang-pergi kantor di Jakarta. Beberapa di antaranya memiliki fasilitas yang sudah cukup memadai seperti KRL atau MRT. Namun, masih banyak kondisi kendaraan umum di Jakarta yang masih dalam kondisi yang kurang layak. Hal ini membuat penumpang kurang terjamin keamanan dan kenyamanannya ditambah lagi sedang tingginya kasus pelecehan seksual. 

kasus pelecehan seksual
ilustrasi pelecehan seksual pada wanita

Angka Kasus Kejahatan Seksual di Transportasi Umum

Menurut Katadata, kendaraan umum menjadi lokasi tertinggi kedua atas terjadinya kasus pelecehan seksual. Wah, mengerikan, ya! Pada 2020, KRPA menemukan sebanyak 46.80% responden mengaku pernah mengalami pelecehan seksual di transportasi umum. Sebanyak 35,8% responden mengaku mengalami pelecehan di bus. Lalu Angkot mengikuti dengan 29,49% responden yang mengaku pernah dilecehkan di transportasi tersebut. KRPA juga menemukan tiga dari lima perempuan mengalami pelecehan seksual, pada survei yang dilakukan tahun sebelumnya. Selain itu, satu dari 10 laki-laki pernah mengalami pelecehan seksual di ruang publik.

Presentase pelecehan seksual di transportasi umum

Cara Melindungi Diri dari Kasus Pelecehan Seksual

Beberapa cara ini dapat kamu lakukan untuk melindungi dirimu dari pelecehan seksual

#1 Manfaatkan barangmu sebagai tameng pelindung

Tas, buku, dan barang bawaamu bisa menjadi tameng. Gunakan barang-barang tersebut sebagai penjaga jarak. Atau pelindung tubuh bagian depanmu, dan sekaligus menjadi alat yang dapat digunakan untuk melawan.

#2 Gunakan tangan sebagai tameng

Jika sedang tidak membawa barang yang cukup besar, kamu bisa menggunakan tangan untuk melindungi tubuh depanmu saat sedang berdesak-desakkan.

#3 Pasang earphone atau headphone

Upaya ini dapat mengurangi risiko menjadi target cat-calling. Sebab kamu terkesan sibuk mendengarkan musik. Apabila kamu sedang mendengarkan musik sebaiknya jangan terlalu keras agar lebih sigap membaca situasi.

#4 Lebih waspada pada sekitar

Waspadai orang yang memiliki gerak-gerik yang mencurigakan. Misalnya, yang terus mengamati secara mencurigakan. Atau mengarahkan kamera seperti ingin mengambil foto.

#5 Tetap Terjaga

Upayakan tetap terbangun saat berada di atas transportasi umum, apalagi jika petugas sedang tidak berjaga.

Menghindari kasus pelecehan seksual dengan memilih Swoop Commute sebagai transportasi harianmu

Swoop Commute sendiri merupakan platform layanan transportasi alternatif berbasis ride-sharing beroperasi di area Jabodetabek yang menggunakan kendaraan ukuran medium. Beberapa keuntungan dan fasilitas yang bisa anda peroleh jika menggunakan Swoop Commuter adalah:

  • Keamanan dan kenyamanan perjalanan
  • Tarif yang terjangkau dan tetap dengan fasilitas yang memadai
  • Harga akan tetap stabil. Meski sedang dalam rush hour
  • Kamu bisa mengatur jadwal dengan teman sekantormu dan membuat perjalanan tidak membosankan

Meskipun keamanan & kenyamanan penumpang merupakan nilai utama dari layanan Swoop, kamu tetap perlu waspada, terutama jika berada di tempat umum. Pesan Swoop dengan klik disini ya.