Wajah Jakarta Jika Banyak Transportasi Umum, Seperti Apa, ya?

Jakarta seperti sudah tidak bisa dipisahkan dari kata macet dan polusi udara juga infrastruktur transportasi umum yang berantakan. Menurut laporan IQAir, Jakarta berada di peringkat ke-12 kota dengan udara paling kotor.

Banyaknya pendatang setiap tahunnya memang membuat jalanan, yang hampir di seluruh pelosok Jakarta, disibukkan oleh para perantau yang berkendara. Belum lagi, masih banyak masyarakat yang tidak memiliki kesadaran lingkungan memperburuk kondisi kota ini.

Pernahkah kalian bayangkan sedang berjalan kaki di Jakarta dengan udara yang sejuk tanpa aroma tidak sedap ataupun suara bising kendaraan? Rasanya seperti tidak mungkin, tapi hal ini bukannya mustahil. Salah satu hal yang bisa kita lakukan adalah dengan lebih sering menggunakan angkutan umum dan pelan-pelan meninggalkan kendaraan pribadi.

Seperti apa sih Ibukota jika banyak transportasi umum?

Langit Cerah Tanpa Kabut Asap

Pasti kalian pernah melihat langit Jakarta yang tiba-tiba mendung seperti berkabut. Well, maaf aku harus bilang kalau itu adalah kabut asap yang tebal.

BMKG pernah menjelaskan bahwa fenomena langit berkabut seperti di puncak ini merupakan peningkatan polusi akibat aktivitas kendaraan. Kalau kamu mau untuk mulai menggunakan transportasi umum, kamu akan bisa melihat Jakarta yang cerah sepanjang hari. Selain itu kamu juga memberikan kontribusi untuk mengatasi global warming yang semakin parah ini.

transportasi umum
Langit Berkabut Jakarta
Sumber: Okezone

Jalan Kaki Tanpa Khawatir Sesak Napas

Jumlah kendaraan bermotor di Jakarta memiliki efek yang sangat berbahaya buat kesehatan dan lingkungan. Gas buangan merusak kualitas udara karena membawa partikel-partikel berbahaya di dalamnya. Mungkin kamu tidak merasakannya sekarang , tapi lama-kelamaan bisa merusak sistem pernafasan kamu.

Tapi hal ini tidak akan terjadi lagi, jika semua orang mulai naik angkutan umum. Berjalan kaki jadi tidak semalas biasanya, karena kamu tidak akan merasa sumpek sesak ataupun takut terpapar asap kendaraan bermotor. Kapan ya kita bisa jalan kaki sambil menghirup udara segar di Jakarta? 

Cityscape Seperti di Luar Negeri

Apa pendapat kalian kalau liat foto-foto kota di negara-negara seperti Swiss, New Zealand, atau Swedia. Sangat rapi, bukan? Bahkan kamu akan jarang menemukan kendaraan bermotor di sana. Hal ini bisa kamu dapatkan kalau orang-orang di Jakarta menggunakan transportasi umum. Minimnya kendaraan bermotor akan membuat lalu lintas kota akan menjadi lebih menyenangkan untuk para pejalan kaki. Cityscape kota Jakarta pun akan menjadi lebih indah dan menenangkan.

Tidak Ada Lagi Buang Waktu di Jalan

Tidak bisa dipungkiri, kendaraan pribadi, terutama mobil, memakan banyak tempat. Coba bandingkan 20 individu yang bepergian dengan mobil dengan 20 orang yang ada di dalam 1 bis kota. Bisa kalian bayangkan perbedaan yang sangat signifikan. Semakin luas ruang kosong yang ada di jalan raya, semakin sedikit juga lalu lintas yang terjadi. Akhirnya kamu tidak akan merasakan kemacetan lagi dan tidak ada waktu yang terbuang di jalan.

Perbandingan 1 minibus dengan 20 mobil.

Alternatif Baru Transportasi Jakarta

Salah satu transportasi umum alternatif yang bisa kamu gunakan di Jakarta adalah Swoop. Transportasi ini menggunakan mini bus dengan kapasitas 14-19 orang. Selain lebih aman dan nyaman, harganya sangat terjangkau jika dibandingkan dengan transportasi online lainnya. Kamu juga bisa janjian untuk dengan temanmu untuk berangkat ke kantor yang akan membuat perjalanan lebih menyenangkan.

Kamu bisa pesan tumpanganmu melalui link berikut ini: Pesan Swoop Aja 

Simak juga: Biar Kantong Gak Jebol, Yuk Hitung Perbandingan Biaya Transportasi di Jakarta!